Selasa, 11 Mei 2010
e. Equipment Identity Registration (EIR).
EIR memuat data-data peralatan pelanggan (ME) yang diidentifikasikan dengan IMEI. Data ME yang disimpan di EIR dapat dibagi menjadi 3 kategori:
1. Peralatan yang diijinkan untuk mengadakan hubungan pembicaraan kemanapun.
2. Peralatan yang dibatasi dan hanya diijinkan mengadakan hubungan pembicaraan ke tujuan terbatas.
3. Peralatan yang sama sekali tidak diijinkan untuk berkomunikasi.
Sebenarnya keberadaan EIR belum distandarisasi secara penuh, sehingga belum dioperasikan oleh semua operator. Di Indonesia sendiri masih belum ada operator yang mengimplementasikan EIR. Sebab jika EIR digunakan, operator dapat melakukan pemblokiran terhadap handset atau handphone yang digunakan pelanggan. Sehingga apabila ada handset pelanggan yang hilang, pelanggan dapat mengajukan pemblokiran terhadap handsetnya agar tidak dapat digunakan lagi oleh orang lain. Pengimplementasian EIR dapat mengurangi kasus-kasus pencurian handphone.
4. Operation and Support System (OSS)
Operation and Support System (OSS) sering juga disebut dengan OMC (Operation and Maintenance Centre) adalah sub system GSM yang berfungsi sebagai pusat pengendali dan maintenance perangkat (network element) GSM yang terhubung dengannya. Tiap-tiap network element akan mempunyai perangkat OMC-nya sendiri-sendiri. OMC memiliki fungsi sebagai berikut:
1. Fault Management yaitu memonitor keadaan atau kondisi tiap-tiap network element yang terhubung dengannya.
2. Configuration Management yaitu sebagai interface untuk melakukan atau merubah configurasi network element yang terhubung dengannya.
3. Performance Management yaitu memonitor performance dari network element yang terhubung dengannya.

0 komentar:

Posting Komentar